Bukan
gurita Paul, nama seekor gurita yang pernah terkenal di kalangan
ramal-meramal sepakbola. Semasa hidupnya Paul sang peramal bola ini
berenang di “Sea Life” di kota Oberhausen. Namun, sayang ramalan sang
cumi tampaknya selalu tepat, sehingga membuat gusar sebagian fans
Jerman. Masa itu bagi fans Tim Panser resep masakan gurita menjadi gaya
hidup tersendiri. Kata mereka, tak ada yang ingin menguliti gurita Paul
sebagai bahan masakan, tetapi kan tak ada salahnya menyimak resep
masakan gurita lainnya, yang terkenal amat lezat!
* Ambil setengah kilo daging cumi (hanya dari pasar dan bukan daging si Paul, demikian wanti-wanti para fans).
*Bersihkan, biarkan kering, lalu potong-potong menjadi lingkaran berdiameter 3 sampai 5 cm.
* Siapkan daun bawang secukupnya, dicuci lalu diiris memanjang tipis-tipis.
* Ambil paprika merah dan kuning (masing-masing 2 eks), cuci dan potong kecil-kecil, buang bijinya.
* Kira-kira kasih 150 gram kecambah, letakkan dalam saringan, siram dengan air mendidih.
* Tuang minyak zaitun dalam wajan, kira-kira yang cukup untuk merendam seluruh potongan daging cumi.
* Panaskan, lalu masukkan daging cumi yang telah dipotong-potong tadi, sampai semua terendam minyak.
* Setelah hampir matang, tiriskan minyaknya.
* Tambahkan irisan atau cincangan bawang putih, irisan 2 lombok. Tumis selama 2 sampai 3 mneit
* Masukkan sedikit kecap manis dan air jeruk nipis. Tambahkan pula kecambah dan kemangi yang sudah dicincang. Masukkan garam dan merica secukupnya. Jika sudah terasa lezatnya, sajikan panas-panas di atas piring. Lebih bagus lagi jika ada hiasan bola mini di meja makan!
TIPs: Bau daging gurita yang masih segar akan seperti bau laut, asin-asin segar. Dalam kulkas, daging gurita akan tahan sampai 2 hari, namun paling baik jika langsung dimasak.






