Mittwoch, 22. April 2015

Kodrat Takdir Nasib - Menurut Kong Hu Cu

Sudah sering istilah-istilah ini kita temui pada artikel di beberapa publikasi, tapi kiranya perlu diberi landasan teori secara menyeluruh. Ada penjelasan-penjelasan yang sudah pernah diberikan dalam pengupasan istilahnya masing-masing tersendiri, tapi hubungan satu sama lain masih belum jelas.

I. Kodrat: Tiap insan yang dilahirkan sudah membawa kodrat, yaitu daftar kemungkinan-kemungkinan positip dan negatip yang bisa menjadi kenyataan/ pengalaman/ fakta/ nasib yang akan dihadapi selama hidup.

II. Nasib: Pengalaman atau kenyataan-kenyataan dalam perjalanan hidup seseorang dari lahir sampai meninggal.

III. Takdir: Hal-hal yang pasti akan terjadi dan tidak bisa dihindarkan dalam perjalanan hidup.

IV. Ajal: Akhir perjalanan hidup (kematian tubuh jasmani).

Penjelasan selanjutnya:

I. Kodrat
Ditentukan oleh faktor-faktor, sebagai berikut:
1. Kehidupan-kehidupan masa lalu sebelum kehidupan yang dihadapi sekarang ini (teori inkarnasi). Di sini tercantum yang namanya dosa asal.
2. Sifat-sifat serta tingkah laku orang tua selama anak masih dalam kandungan.
3. Hal-hal yang dimakan (termakan) dan atau diminum (terminum) serta yang terhirup oleh ibu selama anak dalam kandungan.
4. Keadaan fisik dan psikis para orang tua selama anak dalam kandungan.
5. Lingkungan orang tua selama anak dalam kandungan.
6. Sifat-sifat keturunan (fisik dan psikis) kedua orang tua.
7. Pengaruh kosmis selama anak dalam kandungan dan juga pada saat anak dilahirkan.

II. Nasib
Ditentukan oleh 2 hal sebagai berikut:

1. Kemampuan mawas diri
a. Jika seseorang banyak mawas diri sebab menjalankan hidup atas TIDAK JELAS dasar? kemurnian? rohani? TIDAK JELAS pasti bertambah tebal lapisan batinnya, meningkatlah firasatnya sehingga sang garuis nasib mengambil langkah-langkah yang menuju nasib baik.
b. Jika seseorang kurang/ tidak mawas diri, lapisan batinnya kurang tebal, pasti akan menjalani hidup yang kurang memuaskan.

Catatan : Yang dialami ialah perincian hal-hal positip/ negatip yang tercantum pada daftar kodrat dalam bentuk garis besar.

2. Lingkungan hidup
a. Turut menentukan, sebab antara lain memberi pengaruh terhadap kejiwaan dan tingkah laku serta usaha/perjuangan.
b. Kesempatan dan lingkungan bisa mendorong manusia mengambil langkah-langkah sesuai keadaan lingkungan. Mawas diri (kurang mawas diri) dan lingkungan menelorkan/ menghasilkan tingkat perjalanan hidup yang menyangkut:

1a. Kedudukan, jabatan, fungsi (rejeki)
1b. Kesehatan
1c. Kerukunan
1d. Keselamatan

2a. Kepuasan/ nikmat (sorga dunia)
2b. Ketegangan/ derita (neraka dunia)

3. Ajal: sebelum waktunya atau ajal sebenarnya (yaitu mencapai umur absolut).

Keine Kommentare: